Saat Mendapat Semangat Menulis dari Murid



Progress Mengajar  (Belajar Jadi Mentor)

Kali ini saya akan menceritakan progress menjadi seorang mentor.

Alhamdulillah, mendapatkan mente yang aktif ternyata menyenangkan sekali. Membuat saya yang jarang aktif ini selalu untuk terus berproses.

Di kala saya mengalami rasa malas untuk ngeblog, mentee saya bertanya,

"Mbak, bagaimana caranya agar semangat menulis?"

Masa iya saya jawab, padahal saya sendiri sedang tidak bersemangat untuk ngeblog.

Akhirnya saya mendorong diri saya sendiri untuk bisa bergerak dan menulis lagi.

Akhirnya jadilah satu tulisan organik, "Memulai MPASI"

Beberapa pekan kemarin memang saya mengalami kendala mengikuti perkuliahan karena hp saya yang rusak.

Meski sudah pasrah. Entah bisa lanjut atau tidak. Mengingat mente yang menunggu-nunggu, membuat saya bangkit lagi. Saya berusaha gimanapun cara agar bisa tetap mengajar. Akhirnya saya pinjam hp suami dan mengadakan video call bareng dua mentee saya.

Progress Belajar (Menjadi Mentee)


Harusnya saya bisa belajar dari mentee saya untuk menjadi murid terbaik. Tapi ternyata tidak, saya belum bisa mengamalkan adab belajar yang sudah sering dipelajari.

Pertama, saya melakukan kesalahan karena memilih dua mentor. Padahal peraturan BunCek mengharuskan hanya mengambil satu mentor.

Akhirnya saya mencoba jujur kepada salah satu mentor saya.

Memang komunikasi dengan beliau berlangsung dingin, kurang chemistry.

Saat kemarin saya mengirim video, sesuai arahan bu Septi, beliau tidak mengirimkan video baik.

Ya, harusnya saya tidak diam. Harusnya saya bilang, "Mbak, kan antara mentee dan mentor harus mengirimkan video, mana video dari Mbak?"

Sedangkan mentor kedua terpaksa juga saya akhiri karena tidak sesuai dengan prioritas saya. Bidang bersama mentor itu tidak sesuai dengan tujuan belajar saya selama Bunda Cekatan.

Kedua mentor ini dengan berat hati saya lepas tentunya setelah saya berkonsultasi dengan beliau berdua.

Maafkan saya, belum jadi mente yang baik Mbak-Mbak.  

No comments:

Post a Comment

@nabila_haqi