Skip to main content

Posts

Showing posts from 2020

Bahan Makanan yang Baik untuk Kesehatan Otak

Setahun sudah membersamai Umar. Setahun yang penuh suka duka. Penuh cerita yang berwarna-warni. Diantara cerita itu yang paling menantang adalah masa MPASI. Mengenalkan makanan padat ini memang paling menyita kesabaran. Apalagi saat-saat sekarang. Qadarullah makannya kurang nafsu, BB seret, ASI juga menurun produksinya jika tanpa booster.  Tidak hanya saya memang, banyak ibu lain juga mengalami hal yang sama. Beda masa beda pula tantangannya. Ada masanya esok tantangan itu berubah ke tahapan weaning with love (menyapih dengan cinta). Berubah lagi menjadi toilet training. Saya harus bisa melewati masa MPASI ini dengan sebaik-baiknya. Harus lebih rajin menyajikan makanan yang penuh gizi untuk Umar. Apalagi di masa golden age dimana otaknya sedang berkembang pesat. Saya harus menyiapkan makanan yang bagus untuk perkembangan otak.  Kita semua pasti  sangat peduli pada kesehatan, apalagi kesehatan otak. Seperti apa yang kita tahu bahwa apa yang kita makan berpengaruh dengan kondisi kesehata

Umar yang Paling Takut pada Allah

"Ia bukanlah orang yang paling banyak sholatnya, juga puasanya. Tapi ia adalah orang yang paling takut kepada Allah." Begitulah sang istri menceritakan tentang keberhasilan seorang pemimpin besar pada zaman itu, Umar bin Abdul Aziz. Seorang khalifah yang pada masanya tidak ada rakyatnya yang berhak menerima zakat karena semuanya hidup makmur. Mendengar kisah ini sungguh membuat saya terhenyak. Sebuah kunci menjadikan anak seorang yang besar. Sebuah jalan jika ingin anak menjadi seorang pemimpin yang berhasil. Tentu setiap orang tua ingin anak menjadi seorang yang namanya harum. Tidak ingin anaknya hanya menjadi generasi pengikut. Tidak ingin anaknya jadi generasi yang hanya bisa joget, tapi generasi pembawa perubahan. Takut pada Allah  Mengajarkan anak amalan-amalan fisik memang penting. Membiasakan sholat, puasa, serta doa-doa sehari-hari memang wajib kita lakukan. Namun ada yang lebih penting dari ini semua.  Amalan inilah yang bisa membuat kita tidak khawatir atas masa dep

Agar Tidak Pikun di Usia Tua

Sumber: Pixabay  Meski masih tergolong muda, saya seringkali lupa atas suatu hal. Lupa dimana menaruh barang, lupa diberi tugas oleh suami, lupa matikan air, hingga paling sering lupa rakaat sholat. Bahkan saya kadang lupa saat sedang memasak sesuatu, misalnya lupa saat memanaskan sayur hingga airnya habis. Parahnya lagi, pernah lupa menggoreng sesuatu hingga apinya naik ke kompor. Bersyukur Allah menolong hingga tidak terjadi kebakaran. Saya sampai khawatir apakah saya terkena terkena penyakit pikun layaknya orang lanjut usia. Alhamdulillah kekhawatiran saya terjawab setelah mengikuti sebuah webinar yang bertajuk penyakit pikun ini. Acara ini bernama Festival Digital Bulan Alzheimer Sedunia yang digelar secara online di Zoom dan live Youtube pada Minggu, 20 September lalu. Acara ini menjadi bagian dari program kampanye edukatif #ObatiPikun. Festival edukatif ini diadakan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf (Perdossi) dan PT Eisai Indonesia (PTEI). Resmi dibuka  oleh Direktur Pence

Madu, Sebaiknya disimpan di Suhu Kulkas atau Suhu Ruang?

Madu merupakan cairan yang secara fisik dan kimia merupakan cairan yang tidak stabil . Ia sangat sensitif terhadap panas, bau-bau, kelembaban yang tinggi, sinar UV, bahkan cahaya sekalipun. Karenanya dalam perlakuannya, diperlukan cara yang tepat agar khasiat yang terkandung di dalamnya tidak mengalami penurunan sedikit demi sedikit. Indikasi perubahannya dapat diketahui lewat perubahan warna, bau, hingga rasa. Bahkan madu yang tidak ditangani dengan baik dapat menon –aktifkan aktifitas enzim hanya dalam waktu hitungan jam atau menit. Madu sangat sensitif terhadap suhu, sehingga interaksinya terhadap suhu perlu diperhatikan. Di sisi lain, Madu mentah tidak bisa lepas dari 2 kemungkinan, yakni kristalisasi dan fermentasi. Agar pembahasan kita lebih sistematis, maka mari kita bagi menjadi 2 sub bahasan. Yakni Fermentasi dan Kristalisasi. Fermentasi Diantara bentuk ancaman terhadap raw honey/madu mentah (madu yang dipanen tanpa melalui proses apapun), adalah aktifitas fermentasi. Fermenta

Madu Klanceng, Madu Premium yang Sering Bikin Salah Paham.

Madu Klanceng, yang memiliki nama lain Madu Trigona (karena diproduksi oleh lebah Trigona sp ), atau Madu Kelulut, atau Madu Lanceng, merupakan madu yang bisa dikatakan madu murni paling mahal daripada madu jenis lainnya semisal madu Hutan atau madu monoflora seperti madu Randu, Kaliandra, dan sebagainya. Hanya orang-orang yang paham saja yang akan mencari madu ini, mengingat madu jenis ini adalah madu yang secara karakteristik tidak lazim, tidak sebagaimana madu pada umumnya. Misalnya, madu ini sangat encer, dan rasanya pun sangat asam. Bagi anda yang belum mengetahuinya, lebah klanceng atau Trigona sp merupakan lebah yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Beberapa kelebihan dari beternak lebah ini adalah tidak terdapatnya sengat ( stingless bee ) dan bukan termasuk lebah yang agresif dalam mempertahankan sarangnya. Dari beberapa kemudahan tersebut, menjadikan lebah klanceng menjadi lebah yang sangat sering dibudidayakan oleh masyarakat di Indonesia. Namun demikian, lebah Trigona sp

Menghadiahi ASI Bernutrisi untuk Generasi Istimewa

"Oek... oek... oek..." Tangisan bayi saya memecah keheningan malam. Jam menunjukkan pukul 12 malam, tapi saya harus melawan ngantuk untuk memberi ASI padanya.  Ya Allah, begini ya beratnya jadi ibu, harus bangun berkali-kali di malam hari. Tidur dengan posisi menyusui berjam-jam hingga pundak terasa pegal. Meski ia sudah terlelap, saat ASI ditarih, eh bangun lagi.  Perasaan lelah itu berusaha sekuat tenaga saya tepis, sebab hal inilah yang telah saya nantikan bertahun-tahun: menjadi ibu dan menyusui buah hati. Meskipun sama seperti para ibu pejuang ASI, saya berjuang menghadapi tantangan-tantangan saat menyusui. Misalnya rasa lelah dan bosan.  Bayi hanya tidur sejenak selama 1 jam, kemudian terbangan lagi untuk minta ASI.  Belum lagi cukup sulit untuk memasukkan puting ke mulut bayi, jadi saya harus memasukkan mulut untuk masuk tepat sempurna di mulut si kecil. Tidak jarang saya harus memasukkan berkali-kali hingga si bayi nyaman.  Perjuangan belum usai. Menyusui dengan