Menjadi Keluarga Bervisi Surga


Saat dikelilingi banyak anak-anak, saya sering berfikir mengapakah banyak kerusakan yang menimpa hampir semua anak di zaman ini.
Padahal kata orang kalau, kalau sedang hamil itu kita tidak boleh 'mbatin', dalam istilah jawa.


Tapi bagaimana mungkin kita tidak prihatin jika memang banyak fitnah menimpa anak-anak di akhir zaman ini. Tidak hanya orang dewasa yang jadi sasaran, melainkan juga anak-anak yang masih diibaratkan seperti kertas putih.

Saya ingin sekali tidak hanya sekedar membatin atau miris dengan kondisi anak-anak. Tapi tentu saja saya harus mengubah rasa miris ini menjadi suatu solusi atau action. Sebuah langkah yang meskipun kecil, bisa berpengaruh pada kebaikan anak-anak.

Keprihatinan pertama adalah kondisi dimana hampir semua anak-anak disibukkan dengan gadget masing-masing. Mulai bangun tidur hingga menjelang akan tidur malam.

Mereka asyik dengan gadget masing-masing. Mereka tak lagi mengenal yang namanya permainan tradisional seperti zaman saya dahulu. Lalu apa solusinya?

Berawal dari Visi Keluarga 

Setelah mendapat banyak, saya jadi tahu bahwa setiap keluarga Muslim harus bervisi surga. 

Berawal dari keluarga yang memimpikam surga, kita akan dapat banyak teladan keluarga yang dijamin surga oleh Allah. 

Beberapa keluarga teladan itu adalah keluarga Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Muhammad. 

Menebar Inspirasi buat Masyarakat 

Sebaik-baik manusia adalah yang membawa manfaat bagi orang lain. Begitulah prinsip yang harus kita tanamkan dalam keluarga, keluarga kita harus bisa menyebarkan kebaikan.


#GrabYourImagination
#Kuliah BunSay IIP
#Level 10
#MembangunKarakterAnakMelalui Dongeng
#Tantangan 10 hari

Comments

  1. Aamin mba.. visi surga harus ditanamkan dan dilaksanakan untuk kita dan keluarga. Semoga keluarga kita masuk dalam golongan yang masuk surga :)

    ReplyDelete

Post a Comment