Tips Umroh dengan Budget Minim ~ Umroh Backpacker



Siapa sih yang tidak ingin menunaikan ibadah umroh? Pasti semua Islam ingin mendapat panggilan untuk umroh.

Alhamdulillah bulan Maret kemarin, Allah memanggil saya dan suami untuk berangkat ke tanah suci. Padahal waktu itu budget kami hanya cukup untuk satu orang.

"Apa saya dulu yang berangkat ya?" kata saya pada suami.

Masalahnya tidak ada mahram.

"Apa mas aja yang berangkat duluan ya?" tambah saya.

"Ah, nggak mungkin bisa bahagia mas kalo gak ada aku, hehe."

Akhirnya doa semakin sering dipanjatkan. Dan, akhirnya kami memberanikan dulu untuk membayar DP umroh yang waktu itu hanya 5 juta per orang.

Lalu gimana caranya supaya bisa berangkat dengan Budget yang sangat minim? Berikut beberapa Tips yang ingin saya bagi, semoga bermanfaat.

Untuk tahu berapa budget yang dibutuhkan, baca: Saat Umroh Backpacker Jadi Pilihan

1. Pastikan pakai travel backpacker yang trusted


Kini, sudah banyak travel Backpacker yang banyak menjamur. Tapi ingat, tidak semua travel itu aman meskipun sudah mendapat izin resmi dari pemerintah.

Ada dua travel yang rekomendasikan, dan Insyaallah trusted.

Pertama tentu travel tentu travel yang sudah saya ikuti, yakni Musahefiz, ada juga Travel Umroh Bareng Yuk. Teman-teman bisa cek di Facebook, ada grupnya.

Tips ini juga berlaku meski kita menggunakan Travel reguler. Artinya kita harus banyak bertanya dan cari tahu untuk memastikan bahwa tidak ada testimoni negatif dari para customernya. Apalagi jika ada orang yang sudah bayar, tapi belum juga berangkat, jangan pernah dipilih.

2. Persiapkan dananya, minimal DP dan 75% dari total biayanya. 


Ini yang paling penting. Karena umroh hemat, jadi DPnya juga sangat terjangkau. Biasanya sekitar 3-5 juta. Tapi ingat kita harus sudah punya minimal 75% dari biaya total yang harus dibayarkan ke travel.

Misalnya kemarin kami daftar umroh per orang hanya 16.5, jadi minimal kita sudah punya 10 juta. Sisanya bisa diangsur ke travel atau menabung sendiri.

Biasanya pelunasan dilakukan sebulan sebelum keberangkatan.

Tapi, baik Backpacker atau reguler, sekarang biaya umroh untuk 9-12 hari masih ada di kisaran 19 juta.

Jadi, kami kemarin berangkat hanya 16.5 itu memang alhamdulilah rezeki dari Allah. Biaya umroh hemat tidak setiap hari ada, tergantung promo tiket. Jadi, memang harus sering buka promo-promo umroh backpacker.

3. Siapkan berbagai administrasi jauh sebelum hari keberangkatan


Nah, ini penting juga. Karena ada cerita, banyak jamaah yang tidak jadi berangkat karena urusan administrasi.

Jadi, ada 3 administrasi penting yang harus diurus sebelum berangkat, yaitu passpor dengan masa berlaku minimal 6 bulan kedepan, vaksin Meningitis dan Biometric.


Mengurus Passport Online

Kami kemarin mengurus sendiri paspor sendiri. Karena jika minta diuruskan alias tanpa antri, biayanya bisa mencapai hingga 2 juta rupiah.

Kami mengurus secara online di website official kantor imigrasi. Tapi teman-teman juga harus siap mengantri seharian. Tetap lebih enak online daripada datang langsung. Karena kita diberitau jam berapa kita harus kesana.

Pengurusan online ini ternyata tidak hanya passport ya, vaksin meningitis juga harus dilakukan secara online. Sedangkan biometrik, hanya bisa didaftarkan oleh pihak travel.

Sebagai bonus, saya buatkan video spesial untuk para sahabat pembaca, tentang suasana Baitullah yang membuat kita semakin rindu untuk datang.


Sekian tips dari saya, semoga bermanfaat.


4 comments:

  1. Mantap,,

    Mau nyoba juga ah...

    Makasih mbak infonya

    ReplyDelete
  2. Mbak, nanti saya mau nanya nanya dong soal umroh murah ini. Termasuk mau minta kontak pengurusan passport yg sampai 2 juta itu, mau ngurusin punya ibu yang rada sedikit ribet. Kapan kapan aku kontak ya mbak.. Semoga berkenan.

    ReplyDelete
  3. Masya Allah semoga aku segera dipanggil untuk menjadi tamu Allah di baitullah kak. Mantabbb nih hemat bgt ya kak.

    ReplyDelete
  4. Subhanallah... Alangkah bahagianya bisa dipanggil menjadi tamu Allah, apapun caranya yg penting hasilnya nyata. Bacpakeran gak masalah

    ReplyDelete

@nabila_haqi