Saat Umroh Backpacker Jadi Pilihan - Perbedaan Umroh Backpacker dan Reguler



Semoga tulisan saya kali membuat para sahabat untuk semakin rindu pada baitullah. Semakin khusyuk untuk berdoa agar menjadi tamuNya.

Saat dana terbatas tapi kerinduan sudah semakin membucah. Akhirnya saya memilih umroh backpacker dengan budget terhemat, hanya 16.5 juta.

Awalnya saya mengira umroh Backpacker berarti kita tidak tidur di hotel alias ngemper. Tidur di masjid seperti ahlus shuffah pada zaman Nabi.

Tidak disediakan makanan dan kita berangkat-berangkat sendiri, urus-urus keperluan sendiri.

Ternyata saya salah. Tidak jauh beda antara umroh Backpacker dan reguler. Bahkan banyak teman-teman yang serombongan yang sudah berusia lanjut dan mereka sangat enjoy. Bahkan ada yang sudah tidak bisa jalan dan harus dituntut naik kursi roda, semoga Allah merahmati beliau.

Kami memanggil beliau Mbah Ti 

Meski memakai kursi kursi, anak dan menantu Mbah Ti sangat sabar membawa Mbak Ti untuk umroh. Padahal untuk menaikkan ke bus saja tidak mudah. Semoga esok, saya dan suami bisa sesabar beliau berdua saat merawat orang tua.

Fasilitas Pesawat ala Umroh Reguler 


Kerennya lagi saya dapat tiket pesawat Saudi Airlines mix Ettihad yang punya rating diatas atau setara Garuda. Masyaallah, alhamdulillah, rizkumminallah. Bahkan ibu saya yang pakai umroh reguler kemarin saja pakai Lion Air.

Jadi, apa bedanya Umroh Backpacker dan Reguler? 


1.  Leader atau tour guide dari jamaah sendiri, bukan travel


Artinya TL (Tour Leader) atau pimpinan rombongan adalah dari teman serombongan kita yang ditunjuk oleh travel.

Berat juga lho tugas TL. Mulai dari membantu proses check in, bagasi, hingga mencari jamaah yang hilang saat umroh. Tapi tetap, untuk handling, ada petugas sendiri dari bandara.

Tidak semua travel backpacker memilih cara ini untuk menghemat pengeluaran ya. Masih saya dapati travel backpacker yang memberikan TL yang menemani selama perjalanan.

Briefing: Pihak travel hanya mengantar sampai Bandara 



2. Muthowwif dan Muthowwifah berasal dari mahasiswa / Ustadz yang domisili di Mekkah atau Madinah


Ini adalah strategi ampuh kedua untuk menghemat pembiayaan. Alhamdulillah dapat muthowwif yang friendly dan dekat dengan emak-emak, hehe.

Jika teman-teman sering mengikuti vlog M. Putra, meskipun travelnya adalah travel reguler, tapi dia memakai jasa muthowwif mahasiswa yang kuliah di Arab. Jadi, meskipun travel reguler, bisa jadi muthowwifnya orang Indonesia yang tinggal disana.

(tidak ada yang) kebetulan gamis suami dan muthowwif samaan


3. Tidak ada fasilitas koper dan kain ihram


Orang tua kami yang pakai reguler kemarin dapat berbagai fasilitas seperti koper, kain ihram, kain baik plus gamis dan jilbab, tas 2 macam (tas kecil dan ransel), hingga dapat bantal leher. 
Meskipun kami tidak dapat itu semua. Tapi alhamdulillah kami bisa menikmati semua fasilitas itu dengan leles dari orang tua kami, hehe. 

Tapi don't worry be happy, Umroh backpacker tetap dapat fasilitas kok, yakni:

1. Cover atau bajunya koper
2. Tas ransel Quecue (kata teman ada di ACE seharga kurang dari 50k)
3. Batik untuk laki-laki dan jilbab syar'i untuk perempuan. 
4. Buku panduan umroh

Pakai kalung buku panduan umroh


4. Ada travel yang bisa issued tiket sendiri, berangkat sendiri (yang ini murni umroh mandiri)


Pernah suatu kali terjadi kehebohan di salah satu grup WhatsApp umroh backpacker. Ada apa? Ada promo umroh murah PP Jakarta-Jeddah hanya 5 jutaan. Wow banget kan.

Karena sulitnya issued tiket, pihak travel mengizinkan peserta issued atau membeli tiket sendiri. Bahkan jika ia membeli tiket sendiri tanpa ada rombongan pun, dipersilahkan. Pihak travel tetap akan membantu pengurusan visa, hotel, dll.

Tapi yang satu ini tidak saya pilih dan tidak saya rekomendasikan. Ngeri aja jika kita harus berangkat bersama keluarga tanpa ada rombongan ataupun pihak Travel.

Travel apa yang dipakai? 


Kami memilih Musahefiz Travel, Insyaallah amanah dan belum ada kasus jamaah yang di tipu. Teman-teman bisa cari Group Facebook Musahefiz atau bisa berteman dengan CEOnya, Mustafa Musahefiz.

Total Biaya Umroh Backpacker 


1. Biaya umroh yang dibayar ke travel:

16.5 juta

2. Biaya kereta PP Jakarta-Surabaya dan makan saat di Jakarta 

Kurang lebih 500k

*Untuk orang tua saya tidak menyarankan naik kereta, too tired. Bisa naik pesawat, tapi jika dihitung dengan tiket pesawat bukankah harganya jadi setara umroh reguler? Entahlah, yang jelas ada rombongan dari luar Jawa. Intinya masih tetap murah Backpacker ya. 

3. Biaya passport, meningitis, dan biometric 

Sekitar 700k 

Jadi biaya total sekitar 18 juta. 

Teman-teman punya perbedaan lainnya? Atau punya tips saat Umroh Backpacker atau reguler? Bisa share pengalaman di comment ya.

Sekian review saya pada umroh backpacker kali ini. Baca umroh Series lainnya ya.

Comments

  1. Wohhhooo tengkyuu sista.

    Ini aku share k tmn2 yg pingin umroh dgn biaya super duper ramah d kantongg

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, tapi harga super ramah gini emang "rezeki-rezekian", kata orang Jawa. Karena gak seterusnya ada. Kudu siap pantengan grupnya. Kadang kalo promo super murah, kuotanya juga terbatas, jadi siapa cepat dia dapat, hehe.

      Delete
  2. Replies
    1. Terima kasih Mbak Nurin. Saya kan terinspirasi dari teteh, wkwkwk.

      Delete
  3. Replies
    1. Bisa Mbak, tapi tetep kudu semangat nabung, hehe.

      Delete
  4. Duh, smg aku segera di panggil untuk mengunjungi baitullah yah mbak, pengen bgt ksna ya Alllah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaamiiin. Ada niat yang tulus karena Allah, pasti ada jalan untuk bisa kesana, InsyaAllah.

      Delete
  5. Wah seru juga ya unroh backpacker. Aku baru tau sih mbak, tapi cukup hemat juga ya bagi yg pengen melaksanakan ibadah umroh dg low budget 🙂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener, ayo nyusul ya, Mbak Cory. Semoga Allah mudahkan.

      Delete
  6. mbak penasaran, kalo umroh backpacker ngurus visanya nitip travel ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa kayak gitu, itu namanya bener-bener umroh mandiri. Udah gak bisa sekarang Mbak. Sistemnya harus ikut rombongan, sama dengan reguler.

      Delete
  7. Subanallah...

    Makasih referensinya mbak...


    Semoga bs segera kesana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaamiiiin.. Semoga Allah mudahkan Mbak Dee. Saya doakan, InsyaAllah. Semangat Mbak ^^

      Delete
  8. masyaAllah, selisihnya lumayan dari yang biasanya.
    Semoga dimudahkan bisa ke sana, aamiin

    ReplyDelete

Post a Comment