Menjelajahi Hutan di Surabaya - Review Eko Wisata Mangrove Surabaya

Teman-teman di luar Surabaya mungkin kaget membaca judul diatas. Mana mungkin ada hutan di kota terbesar kedua di Indonesia ini. Percayalah teman-teman, ini bukan clickbait. Seriously, sungguh ada! Hutan Mangrove namanya. Lebih tepatnya dinamai Ekowisata Mangrove.

Tempat ini dibuka menjadi tempat wisata pertama kali saat saya masih SMA, tepatnya sejak awal tahun 2010. Sampai sekarang tempat ini terus dipercantik oleh ibunya arek Suroboyo, bu Risma. Dan.. inilah pengalaman kesekian saya berkunjung ke wisata yang lokasinya hanya beberapa kilo dari sekolah saya.

Saya terakhir mengunjungi tempat ini saat mahasiswa semester awal, berarti sekitar 3-4 tahun yang lalu. Ternyata banyak sekali yang berubah.

Suasana alam yang asri langsung menyergap sejak pertama kali datang. Perjalanan dari jalanan raya ke lokasi kita akan ditemani pemandangan sawah dan semak-semak.

Sampai dilokasi sudah terlihat banyak mobil dan motor. Tukang parkirnya dengan ramah akan mengarahkan.

Memasuki Area Jogging Track

Saat memasuki area Jogging Track, pertama kali saya disuguhi pemandangan monyet liar yang sedang menyusui anaknya. Menjadi tanda bahwa alam disini masih terlindungi, dan pemerintah mengupayakan agar mereka tidak punah meski terdesak populasi warga Surabaya yang semakin membludak.

Setelah melewati gerbang Jogging Track yang cantik, kita akan menghabiskan waktu sekitar 20-30 menit untuk berjalan kaki. Berjalana menikmati keragaman pohon bakau dan aneka ragam binatang, beberapa bahkan dilindungi. Sayangnya waktu itu belum rezeki saya melihat aneka burung yang dilindungi. Tapi saya sempat menemukan beberapa hewan seperti kepiting, yuyu, dan semut (kalo semut mah di kamar ada, hehe).



Setelah sampai pada ujung dari Jogging Track, kita akan disuguhi spot yang cantik buat selfi dan foto bareng sekeluarga. Ada tempat khusus untuk duduk melihat pemandangan sungai dan perahu yang hilir mudik.

Oh ya, untuk merasakan pengalaman tambahan, teman-teman bisa mencoba naik perahu menyusuri sungai dan pohon bakau di sebelah kirinya. Namun untuk karena bujet minimalis seperti kunjungan saya kali ini, I think tried the Jogging Track is enough, hehe.



Cukup sulit berfoto saaat datang ke jam-jam padatnya wisata  ini. Jadi bagi yang niat hunting foto, teman-teman sebaiknya pilih selain hari kerja. Tapi saya justru lebih suka datang saat tempat wisata sedang padat. Kenapa? Saat terakhir kesini saat datang saat weekday, dan ternyata krik-krik! We are the only visitor. Aneh gitu rasanya, seperti sedang masuk ke hutan sendirian,

Jembatannya menggunakan pring, sama seperti jembatan di desa saya. Ekowisata Mangrove ini seakan mengajak saya untuk mudik ke Ponorogo dan merasakan aroma alam yang masih segar.



Lokasi Ekowisata Mangrove Surabaya:

Jalan Raya Wonorejo No. 1, Wonorejo 
Lokasinya mudah diakses dengan kendaraan pribadi. Namun masih sulit dijangkau jika kendaraan umum kecuali Ojek Online, karena masih sekitar 2-3 km dari jalan raya.




Pengeluaran saya kali ini sungguh sangat minimalis, hanya 15.000!

Harga Tiket Masuk Ekowisata Mangrove

Parkir : 5.000  (mobil), 2.000 (motor)
Naik perahu : 25.000 per orang (minus karena saya memilih jalan kaki)
Jajan pentol : l0.000  
HTM Jogging Track : gratis!

Kurang nikmat apa lagi? Mendapat suguhan pemandangan alam seindah ini tanpa perlu merogoh kantong. Jadi, teman-teman di luar Surabaya atau bahkan arek Suroboyo sendiri yang belum pernah kesini, harus datang! Masa' iya jauh-jauh traveling ke luar negeri tapi keindahan bumi Allah yang terdekat tidak kita kunjungi? Malu atuh, hehe.

Terakhir, selama menikmati vlog amateur hasil percobaan saya. Selamat berlibur, semoga terselip berkah di setiap perjalanan kita. Amiiin.




Comments

  1. pasti udara nya segar dan sejuk banget yah, banyak mangrove soalnya

    ReplyDelete
  2. Main di mangrove wonorejo sungguh penuh kerinduan mbaak.. uda lama banget gak main kesana lagi. . jd healing place gtu sambil menikmati langit 😊😊😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayook.. Main kesini lagi, banyak yang baru dan lebih menarik..

      Delete
  3. Wah Kapan Ya Bisa Ke Sana, Terima Kasih Ya Infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga Allah mudahkan untuk bisa kesana.. Aamiiiin.

      Delete
  4. Mau... sudah beberapa ke Surabaya tapi nggak pernah menyentuh yang satu ini... Keren ah, tahun depan direncanakan.

    ReplyDelete

Post a Comment