Quality Time in Coban Rais, Malang



Akhir-akhir ini sering lihat foto orang-orang ayunan di atas jurang? Jika ya berarti kita sama dan akhirnya saya penasaran untuk kesana.

Nama tempat wisata dengan wahana-wahana menegangkan itu adalah "Coban Rais". Berlokasi di Batu, JawaTimur, jarak dari rumah saya di Surabaya sekitar 113 km, atau sekitar 3 jam jika jalanan lancar.

Cukup mudah untuk sampai di sana, cukup dengan Google map.

Wahana paling hits adalah ayunan di atas jurang, tapi sebelum cerita tentang ini, izinkan saya cerita wahana-wahana yang lebih dulu saya coba, ya. Sebab ayunan ini adalah wahana yang terakhir.

Wahana Pertama: Hammok Air



"Mas, kira-kira aku berani naik itu gak ya?" Kata saya ke suami sambil nunjuk wahana Hammock air. Mirip flying fox bedanya dudukannya mirip Hammock.

"Enggak!"  Katanya.

Ternyata dia salah. Setelah dicoba ternyata saya ndak takut, eui. Malah seneng banget, kayak terbang. Oh ya, nanti ada wahana yang bisa membuat kita seakan-akan terbang jadi pilot paralayang.

Wahana Dua: Gowes Air



Antri wahana ini lumayan lama, sekitar 15 menit, karena ini paling hits setelah ayunan. Wahana ini berhasil membuat jantung saya deg-degan. Gimana enggak? Kita seakan-akan sedang main sirkus, bersepeda di atas sehelai tali. Apalagi uda maju, gak bisa mundur.

Wahan Tiga: Ayunan



Nah, ini sebenarnya saya yang kepengen. Tapi berhubung petugasnya yang masih emas-emas selengekan saya jadi enggan untuk mencoba.

Bayangkan saja, ada orang yang minta pelan, eh sama masnya malah dikencangkan.

Akhirnya tiket kualihkan ke suami. Kerennya, dia ndak ada takut-takutnya sama sekali. Iyalah, emang tiap hari kerjaannya di ketinggian, hehe.

Beberapa Kekurangan


Hiyak, saya hanya mencoba tiga wahana ini. Sebenarnya ada wahana gratis yang yakni flower graden dan "I Love You". Sayangnya banyak orang pacaran di wahana ini, akhirnya saya urungkan. Selain karena antriannya yang sangat panjang.

Bahkan pas foto-foto, ada pemuda yang aksi gendong pacarnya. Makanya, meski terlihat seru saya ndak menyarankan untuk datang kesini, tidak aman untuk iman. Kecuali hari kerja, mungkin agak sepi. But, I don't know exactly.

Hal lain yang tidak mengasyikkan lainnya adalah biayanya yang mahal. Kita harus membayar untuk satu wahana. Belum lagi bayar untuk parkir 5000 rupiah, dan ojek 10.000 perorang, ojek bisa nyetir sendiri, ya.





Well, hiburan memang penting juga. Tapi kita harus tetap bisa memilih mana yang aman untuk iman, mana yang berbahaya. Alih-alih mau melihat kebesaran Allah, eh malah menghilangkan hafalan karena banyak melihat maksiat. Na'udzubillah.

Semoga dari tulisan ini kita semua bisa mengambil hikmah ya.


Tulisan ini diikutsertakan dalam Program One Day One Post Blogger Muslimah Indonesia.



2 comments:

  1. ya Allah sereeemnya Mbak, keder duluan saya lihat foto-fotonya. :(

    ReplyDelete

Adbox

@nabila_haqi