Bercadar? Why Not?




Banyak yang bertanya-tanya kapan saya mulai pakai cadar.  Ya,  tentu saja bingung jawabnya. Sebagaimana seperti yang lain,  saya masih belajar untuk istiqomah.

Proses berhijrah memang tak mudah. Saya harus mengawali dengan berbagai macam paksaan.  Misalnya saat sebelum baligh,  orang tua saya harus memeras keringat untuk memaksa saya berhijab.

Meski awalnya terpaksa,  Alhamdulillah hidayah itu datang.  Saya mengikuti kajian-kajian dengan banyak anggota yang bercadar.  Awalnya aneh juga melihat perempuan bercadar,  rasanya berlebihan.

Hingga akhirnya saya tahu, bahwa banyak istri Rasul yang bercadar.  Meski dalam beberapa riwayat tidak semua.

Saya lalu bertemu seorang blogger muslimah bercadar yang membuatku makin suka dengan cadar dan hijab syar'i. Beliau jugalah yang membuatkan domain nabilahaqi.com ini.


Memulai dengan Pakaian yang Syar'i




Saat perintah untuk berhijab diturunkan,  semua Muslimah pada zaman Nabi seketika menyabet kain apapun yang ada di sekitarnya.  

Begitulah seharusnya dengan kita,  setelah tahu tentang kewajiban berhijab,  sudah seharusnya kita sami'na wa atho'na.  

Masalah akhlak atau tingkah kita yang masih buruk atau apapun, bukan menjadi alasan untuk tidak mengindahkan perintah ini. Sebab, perintah hijab itu wajib.

Kini hijab syar'i sudah sangat mudah didapat. Jadi tidak ada alasan bagi kita untuk meninggalkannya.

Alhamdulillah.. saya punya sahabat hijrah. kisah hijrahnya pun membuat saya kagum. Awal mengenal beliau di bangku SMP,  dia masih belum berhijab.  Alhamdulillah teman saya ini justru punya online shop yang jadi favorit saya belanja gamis,  toko Grosir Gamis Murah namanya.

Awalnya dulu saya kaget karena Beliau menjual gamis yang harganya dibawah 100 ribu.  Karena penasaran sayapun beli 2 pasang.  Satu saya pakai dan satu lagi untuk hadiah ibu mertua (buat pdkt gitu..  Hehe).  Alhamdulillah sampai sekarang gamisnya masih sering dipakai ibu mengaji.  

Baru-baru ini toko Grosir Gamis Murah juga mengeluarkan desain terbaru yang makin cantik.

Kelebihan Gamis Grosir Murah





Sesuai dengan namanya, toko ini menjual gamis-gamis dengan harga grosir.  Meski demikian, kualitasnya tak bisa diremehkan.  Ya, kualitas gamisnya tidak kalah dengan baju-baju yang ada di mall.  Contohnya model Kirana yang saya kenakan ini. 





Gamis yang ditawarkanpun bervariasi. Jadi tinggal dipilih mana yang sesuai dengan warna kesukaan kita.

Kedua,  gamis yang ditawarkan memiliki banyak sekali warna.  Jadi tinggal dipilih yang sesuai dengan warna favorit.

Serta yang paling penting,  semua produk yang dijual Insyaallah 100% syar'i.

Jadi tidak terawang,  tebal dan tidak membentuk lekuk tubuh.  Tinggal dipadu padankan dengan khimar yang lebar dan cadar untuk yang bercadar.

Kriteria Pakaian Syar'i bisa dibaca disini.

Hal yang sangat saya suka adalah pelayanannya. Admin toko online ini sangat ramah pada semua pembeli.  Bahkan saya yang cerewet inipun dilayani dengan sangat sabar.  (Maafkan saya ya Mbak,  hehe). 

Gamis-gamis keren ini bisa didapat dengan menghubungi adminnya di WhatsApp: 0812 3140 6096. Jangan lupa tengok gambar gamis-gamis yang siap dipesan di instagram @grosirgamis_murah. Kalau pakai app Shopee, bisa dapat gratis ongkir (hingga akhir September).

Sahabat... Mari kita berusaha untuk istiqomah berhijrah. Mari mulai dengan mencintai Allah, karena ketika cinta itu mulai tumbuh, Sahabat tidak akan takut akan gerah, karena hati akan otomatis adem saat kita mentaati perintah Allah. Insyaallah.

Yuk, bismillah kita mulai.

11 comments:

  1. semoga senantiasa istiqomah Mbak Nabila 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih belajar Mbak.. Hehe.. Yang penting kan emang istiqomahnya.. Dan itu susah.. 😉

      Delete
  2. Baarakallahu. Semoga istiqomah ya. Usaha temannya juga semoga tambah lancar :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin Ya Rabb, makasih doanya Mbak Farida. Semoga Mbak juga ya..

      Delete
  3. Dulu saya mengira muslimah-muslimah kalau sudah bercadar, sudah tidak lagi mengenal fotografi dan publikasi momennya bersama cadar. Karena alasan muru'ah katanya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Segalanya memang butuh proses, Mbak Rahmah.. Terima kasih sudah mau mampir.. 😊

      Delete
  4. wahh aku diomelin kalau akai cadar mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaiyalah lah Pak. Masa laki-laki bercadar 😑

      Delete
  5. Semoga dikuatkan dalam kebaikan kak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin Ya Rabb.. Terima kasih Mbak Nisaa'

      Delete
  6. Semoga selalu istiqomah , Mbak Nabila..
    Terima kasih sudah diingatkan lewat cerita ini..juga info gamis murahnya>)

    ReplyDelete

Adbox

@nabila_haqi