Mengunjungi Masjid Al-Akbar Surabaya, Berwisata Sambil Ibadah



Di Surabaya ada tempat yang istimewa. Saya biasa berlama-lama disana sambil menunggu suami pulang. Tak hanya karena tempatnya yang nyaman, tapi hati juga damai saat berada disana.

Tempat ini juga menyimpan banyak kenangan, salah satunya karena saya pernah bekerja disana. Lumayan lama juga sih, setahun ada kayaknya. Bedanya sekarang cuma sekedar berkunjung saja, karena kantor suami deket dari sini.

Pernah saat sedang menunggu suami disini, saya melihat anak-anak sedang belajar manasik haji. Keren dan unyu-unyu. Akhirnya saya jepret-jepret, dan inilah foto terbaiknya, taraaaa, hehe.

Anak-anak belajar manasik

Saking senangnya dengan jepreten ini saya sampai pakai berkali-kali di postingan blog ini. Jadi sahabat yang udah sering main ke blog ini pasti tidak asing lagi.

Desain Arsitektur yang Keren


Masjid berkapasitas 59.000 jamaah ini memiliki desain arsitektur yang luar biasa indah. Beberapa kali mengunjungi masjid ini, saya sering melihat turis dari luar negeri. Pernah suatu kali seorang turis masuk ke area utama masjid, mungkin karena ingin mengambil gambar dari dekat. Tapi tentu saja kemudian petugas masjid memintanya untuk keluar dari area utama karena dia bukan Muslim.

"Rancang bangun arsitektur MAS dikerjakan oleh tim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bersama konsultan ahli yang telah berpengalaman membangun masjid-masjid besar di Indonesia." kata Wikipedia.

Area mihrab (Sumber: google)





Area utama (sumber: google)


Fasilitas Masjid Al-Akbar

Masjid Nasional Al-Akbar tidak hanya menjadi tempat untuk sholat, tapi masjid yang satu ini sangat makmur, sehingga banyak fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh pengunjung dan masyarakat. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.


1. Menara setinggi  99 Meter


Sumber: menulisartikeldanjurnalistik.wordpress.com


Sahabat pembaca yang  datang dari luar kota harus naik menara ini, karena kita bisa melihat indahnya pemandangan Surabaya dari atas menara. Hanya dengan membayar tiket seharga kurang  lebih Rp 5000, kita bisa mencoba sensasi memfoto menara masjid dari atas.

2. Klinik, Tempat Bekam dan Ruqyah


Saya pertama kali merasakan bekam pertama kali adalah di tempat ini. Awalnya memang takut tapi setelah jarum ditempelkan, rasanya hanya seperti digigit semut. Waktu ibu saya berobat disana kliniknya gratis dan hanya membayar obat, tapi entah jika sekarang telah berbeda. Sedangkan untuk ruqyah pasien dikenakan infaq Rp 60.000.


3. Perpustakaan


Disini kita bisa membaca banyak buku dan referensi tentang keislaman, bahkan ada juga ruangan khusus anak-anak. Kita dapat memakai internet dan WiFi dari ruangan sejuk ber-AC ini, sahabat pembaca bisa berlama-lama disini. 


4. Sekolah

Sesuai dengan masjid pada zaman Rasulullah yang menjadikan masjid sebagai tempat pendidkan, masjid Al-Akbar juga dilengkapi fasilitas pendidikan Islam yakni KB-TK yang berdiri kurang lebih empat tahun yang lalu, juga perguruan tinggi Ma'had Ali.



Penulis dan sahabat berfoto di depan KB-TK Masjid Al-Akbar




Berkunjung disini kita tak hanya akan mendapatkan hiburan namun Insyaallah juga mendapatkan keberkahan, karena kita disana juga meniatkan diri untuk beribadah.

Sahabat pembaca belum dikatakan berkunjung ke Surabaya jika tidak sholat -minimal dua rakaat- di Masjid terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Istiqlal ini. Jadi, tunggu apa lagi?

Lokasi




Jalan Masjid Al Akbar Timur No.1, Pagesangan, Jambangan, Pagesangan, Jambangan, Kota SBY, Jawa Timur
-------------------------------
Nb:
Tulisan ini adalah tugas 'Kelas Ngeblog Seru' bersama Naqiyyah Syam





Share:

2 comments:

  1. Memang cantik sekali ya masjid ini. Biasanya keluargaku berkunjung ke sana di hari Ahad karena di sekitarnya banyak yang berjualan dan menyediakan aneka permainan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, disini memang tempat wisata yang pas bareng keluarga dan anak2..

      Delete