Review "Khadijah, The Sincere Heart"





Aneh sekali, bagi saya, mereka yang tulisannya sederhana, gaya bahasa yang biasa, dan kemasan (cover) yang dibuat asal-asalan, bisa menghiasi toko-toko buku ternama di berbagai kota besar di Indonesia. Banyak diantara nama penulis itu sama sekali tidak dikenal oleh masyarakat. Tapi ternyata mereka punya segudang kesuksesan.
Banyak penulis yang telah penulis ratusan kali, dibaca ribuan orang. Bahkan menghasilkan jutaan dolar dengan karyanya, tapi belum juga namanya menggema mengisi deretan nama penulis buku di Indonesia. Hal yang paling saya sayangkan adalah panggung publisitas di Indonesia diisi oleh orang-orang yang bukan Muslim. Sayang sekali.

Nah, alhamdulillah kini ada Writing Class iCan Course yang diisi oleh para penulis keren. Salah satunya adalah Mbak Titi Alfa, seorang Muslimah yang telah lama berkecimpung di dunia tulis menulis. Keren sekali, pikir saya, Ia membuat blog baru khusus untuk dakwah dalam Bahasa Inggris. Semangat mengajar saya muncul saat membaca tulisan-tulisannya.

“She grew up in the noble family , she became an intelligent and noble personality. People of Quraisy known her as a smart and steadfast woman with good manner. Many men were sympathetic to her.” Tulisnya yang mengangkat sosok Khadijah binti Khuwailid.
Review

Ada beberapa hal yang saya soroti dalam tulisan pertama Mbak Titi di kelas writing club. Sebagai janji saya dikelas juga reward karena mengumpulkan sesuai deadline. Selamat Mbak Titi! tulisannya bisa dibaca disini.
1.Penulis yang keren memang bisa memadukan resource dan tulisan. Terlihat sekali kemampuan Mbak Titi dalam menulis. Meski belum mendapatkan cara menulis biografi dalam Bahasa Inggris, tapi nilai sempurna untuk keberaniannya mengangkat profil Khadijah istri Rasulullah.
2. Satu kekurangan yang saya garis bawahi. Headline kurang menari, bahkan tidak tertera nama Khadijah di dalamnya. Headline bagai nyawa sebuah tulisan, kalau tulisan ini perlu dipercantik. Maka headlinenya harus diubah, bahkan dibuat yang baru.
3. Branding tulisan ini belum ada. Hanya perlu share di sosial media dan memberikan sedikit sentuhan tentang proses pembuatan tulisan ini. Pekan depan InsyaAllah kita hadirkan materi personal branding langsung dengan expert. Semoga Allah mudahkan.

Terakhir, materi tentang short story yang telah disampaikan oleh Miss Avizena, seorang lulusan English literature sangat berguna untuk dijadikan referensi pembuatan biografi. Materi ini punya tujuan agar kita bisa memadukan kisah dengan tulisan yang nyaman dibaca. Sejauh ini kisah hebat yang disajikan tulisan ini adalah saat sang suami Bunda Khadijah berkata, “Cover me.. Cover me..” Tertergun saya membacanya.

Jumat depan akan ada materi tentang penulisan essay. InsyaAllah akan menjadikan para penulis bisa menulis cantik dengan Bahasa Inggris. Jika tulisan dalam Bahasa Indoenesia sudah kece badai, apa yang sulit untuk menulis dengan Bahasa Inggris?

Penulis : Nabila Haqi untuk iCan Course

1 comment:

  1. Headline kurang menari. Ini bagian yang benar-benar saya resapi. Terimakasih Mbak atas semangatnya untuk terus berbagi :)

    ReplyDelete

Adbox

@nabila_haqi