Romantisme Adik Kakak





Senang sekali kala melihat adik kakak yang kompak dalam segala hal. Kakaknya mendidik sang adik, dan adiknya men-support kakaknya. Mereka selalu bersama dalam ketaatan pada orang tua, si adik nyapu dan kakak ngepel. Mereka juga selalu bersama dalam majelis ta’lim. Tiap kali ada forum menuntut ilmu, sang adik siap diajak oleh kakaknya. Melihatnya saja sudah senang.

Beda sekali dengan adik kakak abal-abal alias hubungan ilegal non mahram. Melihat saja terkadang bikin orang jengkel, apalagi malaikat yang tidak tiap detik tidak pernah luput mencatat segala langkahnya. Suatu kali pernah saya melihat pasangan cewek mencium tangan pacarnya yang mengantarnya sebelum ngampus. Duh, meski mereka bilang hubungannya hanya adik-kakak, ini uda kelewat, melebihi pasangan suami istri! Belum lagi seorang cowok yang bilang,

“Kakak kerja dulu” di pesan WhatsApp untuk pacarnya. Dia rasa dengan bilang kerja, maka di pacar bisa makin kesengsem.

Betapa banyak para pemuda yang lalai akan hal ini. Di sebuh resepsi misal, si perempuan memeluk tangan cowok di depan banyak orang menjadi hal biasa. Belum lagi yang tak nampak mata, pegang ini itu, raba sana sini, sampai ditingkat yang paling parah, seorang bayi yang tak berdosa lahir dari pasangan adik kakak ini. Innalillahi...

Betapa malaikat saja sudah sangat muak dengan tingkah manusia. Tak hanya malaikat, pohon, bunga, binatang, dan semua makhluk yang ada di sekitar mereka akan menangis melihat kerusakan anak manusia yang baru berumur belasan tahun ini.

“Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka (para malaikat) berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah disana?” Al-Baqarah:  30

Hijrah Cinta


Cinta memang kadang tak bisa memilih. Namun Allah telah memberi kita pilihan, jalan kebenaran atau jalan kemaksiatan. Kita memang terlalu lemah untuk terus berada dalam jalan kebenaran. Tapi Allah telah mudahkan jalan itu bagi siapapun yang mau menempuhnya.

Hubungan adik-kakak hanya terjalin indah kala dua hal mempersatukannya. Pertama adalah hubungan darah. Karena satu ayah dan bunda, maka cinta harus terjalin indah. Dua adalah hubungan suami dan istri. Betapa indah saat Allah menakdirkan seorang lelaki memiliki adik jelita yang tiap hari berada di kamarnya. Menemani segala peluh kehidupan. Begitu juga bagi perempuan, Allah gariskan takdirnya untuk mendapatkan kakak lelaki yang siap berkorban untuk kehidupannya. Masya Allah, semoga Allah berkenan percikkan keindahan itu pada hubungan adik kakak kita. Amin.

Share:

No comments:

Post a Comment