Saat-Saat Remaja Fatimah Az-Zahra

Islami Bela, gadis yang penuh kelemahan ini, begitu terinsipersi dengan sosok sejarah bernama 
Fatimah Az-Zahra. Tidak hanya terinspirasi, tapi juga mengidolkannya...
Seorang putri kesayangan Rasululloh. Lahir dari seorang wanita luar biasa bernama Khadijah. 
Setelah ibunya meninggal, ia yang merawat Rasul sejak berusia enam tahun. 
Selalu berusaha untuk menggantikan posisi ibunya untuk ayahnya. 
Hingga Rasululloh menjulukinya Ummu Abiha, ibu bagi ayahnya. 
Tak pernah bergelut dengan kesenangan duniawi. 
Segalanya penuh dengan kesederhanaan. 
Sangat mencintai kebenaran.
Kehidupannya memang sungguh jauh dari kesenangan, padahal...tahu tidak...?
Ibunya adalah seorang saudagar kaya raya, Khadijah binti Khuwailid. 
Bapaknya, seorang bussinesman yang HEBAT! 
Mungkin jika dilogika, Bil Gates yang kekayaannya itu sampai langit itu sangat berbeda dengan Rasululloh. Tapi...Bill Gates tidak ada apa-apanya dibanding Rasululloh yang telah memberikan SELURUH HARTANYA untuk kaum muslimin, jauh dibanding dengan Bill Gates yang kekayaannya digunakan sia-sia.
Meskipun begitu, Fatimah tetap tunduk pada Allah. 
"Untuk apa harta, jika tidak memiliki kasih sayang dari Allah?"

 



 Ia bagai sebuah bintang yang akan tumbuh menjadi bintang penyemai langit. Cahayanya menyinari sekelilingnya, berpendar untuk ayahnya, keluarganya, dan teman-temannya. Ia menebar kecantikan luar biasa, karena memamg dia gadis yang selalu berbalut kerudung.

Ia berbeda dengan gadis lain yang banyak bergelut dengan cinta semu.
Ya, cinta yang hanya berlandas nafsu dan syetan.
Hidupnya tak seperti wanita kebanyakan yang bermandikan kenikmatan. Jumlah pakaiannya hanya beberapa.
Bahkan tak pernah sekalipun memakai emas atau perhiasan lain.
Jarang sekali tertawa terbahak-bahak. Waktu malamnya digunakan untuk bermunajat dihadapan Allah Azza Wa Jalla.
Aisyah ra. pernah menyatakan bahwa dialah yang paling mirip dengan Rasululloh dalam hal pemikiran dan perkataan. Karena Fatimah sangat mencintai Rasululloh diantara menusia lain.


Saat masih sangat belia, bagai bunga mawar yang sedang merekah, meneyebarkan benang sarinya untuk orang yang dikasihinya, ialah yang selau menyertai Rasul dalam setiap perjungan menegakkan islam.
Mengobati luka-luka Rasul saat dilempari batu oleh kaum kafir Quraisy, dan membersihkan kotoran-kotoran yang menyertai lembaran kaum musyrik Mekkah.
Saat semua telah berakhir...

Kelak di surga, ia akan menjadi ratu para bidadari. Bermahkotakan perak, dan memakai gaun mewah terbuat dari emas. Karena segala yang akan kita lakukan akan mendapatkan balasannya. 
Mari kawan...kita berlomba-lomba untuk meniru akhlak mulia Fatimah Az-Zahra. Jika begitu, Insya Allah kita mampu bersanding dengannya di surga. Amin...

No comments:

Post a Comment

Adbox

@nabila_haqi