Kepolosan Anak-Anak

        Hari ini Bela melihat pemandangan menyejukkan kutemui saat ...
        Aku harus menjemput adikku yang masih SD. Begitu banyaknya anak-anak tertawa-tawa riang tanpa beban. Memang akhir-akhir ini pemandanganku tersingkir dari hal-hal semacam itu, karena tuntutan sekolah, tugas-tugas dan semua yang begitu menyita waktu. Anak-anak yang masih belia itu berlarian di lapangan. Yang kulihat saat itu beberapa dari mereka bermain...Mmmm...Ah, aku lupa...setahuku dulu teman-teman menamainya "Donald Bebek". Dengan menyanyikan lagu seperti ini
          Donald bebek
          Maju satu langkah 
          Mundur tiga langkah
         Begitu senangnya mereka, apalagi saat salah satu dari mereka ada yang berhasil menginjak kaki temannya. Begitu polos anak-anak itu. Permainan-permainan ini sebenarnya memiliki nilai yang bermanfaat jika ditelisik. Lihat saja, permainan seperti ini malah justru menambah keakraban anak-anak dengan selainnya., juga melatih fisik menjadi semakin kuat.
         Tapi sayang, kini permainan seperti itu tergilas oleh permainan-permainan yang tidak berfaedah. Misalnya PS, anak-anak malah akan pasif dan lebih agresif. Perilaku-perilaku yang ditontonkan disitu membuat anak menjadi dewasa sebelum waktunya. Anak-anak yang polos berubah menjadi lebih liar dan garang. Tidak salah bila sekarang banyak tindakan kriminal yang dilakukan oleh anak-anak. Betapa zaman ini berubah begitu cepat. Kepolosan....tertelan oleh kerusakan tekhnologi yang semakin berkembang, Akhirnya jadilah anak-anak yang kehilangan tawa.
          Mari semua teman-teman, kita jaga adik-adik kita dari hal yang membuat mereka kehilangan kepolosan masa anak-anaknya. Kita awasi adik-adik kita untuk menghindari permainan-permainan yang merusak. Semoga, bangsa ini menjadi dihiasi tawa anak-anak yang benar-benar kelak mampu menjadi anak-anak generasi penerus bangsa yang hebat.


Share:

No comments:

Post a Comment